• halaman depan
  • lapangan
  • bengkel

 

CATATAN SEBUAH PERJALANAN

DARI ARENA WORLDSKILLS  COMPETITION  (WSC) LONDON 2011

 

Oleh: I Gusti Made Putera (Wakasek Kurikulum SMKN 3 Singaraja)

 

Pada dasarnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) utamanya yang dirintis menjadi Sekolah Bertaraf Internasional dituntut mampu menampilkan kinerja yang memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan standar Internasional (SI) sebagai nilai tambah bagi tamatan. Menyandang status sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) mensyaratkan bahwa proses penyelenggaraan pendidikan serta lulusan yang dihasilkan memiliki kualifikasi yang pantas untuk dibandingkan dengan sekolah kejuruan Negara lain yang telah memiliki kemampuan standar yang diakui secara internasional.

 

Untuk meraih semua itu dapat dilakukan melalui upaya pemenuhan berbagai infrastruktur, sarana, tatanan organisasi, serta sumber daya lainnya yang relevan untuk menopang keberhasilan mencapai tujuan tersebut. Disamping itu diperlukan pula upaya dalam meningkatkan wawasan serta pengetahuan dalam mengelola lembaga pendidikan yang diawali adanya perubahan paradigma berpikir yang berorientasi kepada kualitas.

 

Untuk mempercepat proses terjadinya transpormasi pemikiran tersebut, dapat dilakukan dengan mengadakan semacam benchmarking melalui kerja sama kemitraan atau kunjungan studi banding dengan menyaksikan langsung berbagai kemajuan dan strategi yang diterapkan dalam meningkatkan standar kompetensi yang berkelas dunia.

 

Salah satu ivent yang dapat mewakili kriteria yang dibutuhkan untuk studi banding dan benchmarking adalah Worldskill Competition 2011 yang diselenggarakan di London. Melalui program Benchmarking Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan memfasilitasi SMK RSBI seluruh Indonesia untuk melakukan kunjungan ke Worldskill yang diadakan di kota London 5 s/d 8 Oktober 2011.

 

Untuk itu Kepala SMK Negeri 3 Singaraja yang beberapa bulan sebelumnya telah merintis jalan kerja sama dengan Satun Technical College Thailand, mengaharapkan dalam memudahkan pengembangan sekolah menuju SBI hendaknya seluruh warga SMK Negeri 3 Singaraja memiliki pengetahuan dan pengalaman melihat aktifitas dan kemajuan yang dicapai oleh sekolah kejuruan di luar negeri. Untuk itu maka pada kesempatan kegiatan Worldskill London 2011 menugaskan Wakasek Kurikulum mewakili Kepala Sekolah ikut serta dalam rombongan Dikmenjur melakukan kunjungan ke kegiatan worldskill London 2011.

 

Worldskil London 2011 adalah merupakan bagian dari iven kegiatan Worldskills International yaitu asosiasi bukan profit  beranggotakan lembaga atau badan yang memiliki tanggung jawab untuk mempromosikan pendidikan kejuruan dan pelatihan di masing-masing Negara anggota. Worldskill sendiri dilaksanakan pertama kali di Madrid Spanyol Tahun 1950. Untuk Tahun 2011 adalah pelaksanaan worldskill ke 41, menyelenggarakan iven kompetisi untuk memberikan kesempatan kepada kaum muda dunia mengadu kemampuan melalui WORLDSKILL COMPETITION LONDON 2011.

 

 

WorldSkills London 2011 layaknya Lomba Keterampilan Siswa (LKS) kalau di Indonesia, merupakan puncak dari keunggulan bidang kejuruan. Ratusan orang terampil muda didampingi oleh guru mereka masing-masing berkumpul bersama dari seluruh dunia untuk bersaing dan menguji diri terhadap tuntutan standar kompetensi internasional. Mereka mewakili yang terbaik dari yang terbaik, yang diambil dari kompetisi keterampilan yang diadakan di 58 negara. Tujuannya adalah:

1.   Meberikan tantangan pada kaum muda, para guru, pelatih dan pengusaha untuk mencapai standar kelas dunia

2.   Kompetensi dalam perdagangan, jasa dan industri, dan untuk mempromosikan status pelatihan

      kejuruan
3.   Melakukan Kompetisi WorldSkills

4.   Mempromosikan pertukaran ide dan pengalaman dalam pelatihan kejuruan melalui seminar,

      pertemuan dan kompetisi
5.   Menyebarkan informasi tentang standar kompetensi kelas dunia
6.   Memotivasi orang muda untuk mengejar pendidikan lanjutan dan pelatihan yang

      relevan dengan karir mereka
7.   Memfasilitasi komunikasi dan kontak antara organisasi pelatihan kejuruan di seluruh dunia
8.   Mendorong pertukaran profesional muda di antara Anggota

 

WorldSkills London 2011 berlangsung di area ukuran sepuluh kali lapangan sepak bola dilaksanakan selama empat hari mulai tanggal 5 s/d 8 Oktober 2011. Excel London merupakan arena pameran dan pusat konferensi terletak di lokasi pantai yang menakjubkan, di jantung Docks Royal London, adalah tempat yang mudah dicapai dari pusat kota London.

a

WorldSkills London memberikan sarana pertukaran dan perbandingan kompetensi standar kelas dunia baik dalam bidang perdagangan, industri, dan sektor jasa sesuai tuntutan ekonomi global. WorldSkills London membuktikan bahwa teknologi, serta kemampuan multi terampil memberi berkonstribusi terhadap kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat di seluruh dunia.

 

Siswa dari sekitar 58 negara bersaing untuk menjadi yang terbaik dari yang terbaik dalam keterampilan mereka masing-masing. Lebih dari 200.000 orang dari Inggris berkunjung dan terinspirasi serta mengambil bagian dalam kompetisi tersebut. WorldSkills London 2011 merupakan suatu peristiwa yang akan diingat selama bertahun-tahun yang menginspirasi setiap generasi atau siswa berbakat di seluruh dunia.

 

Bagi kami, yang dapat menyaksikan langsung kompetisi keterampilan tersebut adalah pengalaman yang benar-benar inspiratif.

 

 

 

 

 

Pada kesempatan tersebut Indonesia mengirimkan sebanyak 24 peserta ikut dalam bidang lomba yaitu: Mechatronic, mechanical engeneering, mould making, IT/Software Applications, Welding, Wall & Floor Tiling, Plumbing and Heating, Electronic, Web Desgn, Electrical Instalations, Industrial Control, Bricklaying, Mobile robotics, Cabinetmaking, Joinery, Jewelery, Ladies hairdressing, Fashion Tecnology, Automobile, Cooking, Restaurant, dan Graphic Design.

 

Berdasarkan pengamatan kami, kompetisi worldskills London 2011 disamping sebagai adu kemampuan di bidang keterampilan standar kelas dunia juga adu kemampuan dalam pemanfaatan teknologi terbaru software maupun hardware untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan. Pusat pengembangan berbagai ide dalam merekayasa teknologi untuk menghasilkan sebuah hasil karya yang inovatif. Sebagai contoh kemampuan bidang mekatronik dipadukan dalam teknologi sepeda motor, mampu menghasilkan karya inovatif berupa sepeda motor yang ramah lingkungan.

 

Kata kunci worldskills London 2011 adalah: Teknologi modern, ide kreatif dan inovatif, kompetensi standar Internasional.

 

WorldSkills London 2011, mudah-mudahan menjadi inspirasi bagi siswa/siswi SMK Negeri 3 Singaraja, karena sebagian besar materi yang dilombakan merupakan kompetensi yang dikembangkan di SMK Negeri 3 Singaraja.

Dua tahun yang akan datang buatlah worldskill menjadi bagian dari pengalaman hidupmu…..semoga!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Download File : CATATAN SEBUAH PERJALANAN DARI ARENA WORLDSKILLS COMPETITION (WSC) LONDON 2011

Share Berita :