Singaraja – Jumat, 9 Oktober 2026, Dalam rangka pelaksanaan Program Bantuan Pemerintah Pembelajaran Berbasis Projek Pada Keahlian Khusus Tahun 2026 di SMK Negeri 3 Singaraja, dengan Program Keahlian Khusus Technical Stage Artis and Lighting Stylish diselenggarakan kegiatan Pendampingan Program Bantuan Pemerintah Pembelajaran Berbasis Projek (Project-Based Learning/PJBL) dan Supervisi Program Pembelajaran Berbasis Projek pada Keahlian Khusus. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan vokasi agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja serta potensi lokal.
Dalam kegiatan pendampingan tersebut menghadirkan Arif Susanto, Penelaah Teknis Kebijakan yang menyampaikan materi terkait pelaksanaan program PJBL Keahlian Khusus Tahun 2026. Materi pendampingan mencakup penguatan kemitraan sekolah dengan dunia kerja, perencanaan pembelajaran berbasis projek, peningkatan kompetensi guru, penyusunan perangkat pembelajaran, pelibatan praktisi atau guru tamu, serta diseminasi hasil projek.
Selain itu, kegiatan Supervisi Program Pembelajaran Berbasis Projek pada Keahlian Khusus menghadirkan narasumber Rita Puspawulan, Staf Tim Kerja PPSDM Vokasi, yang melakukan supervisi terhadap kelengkapan administrasi, kesesuaian dokumen perencanaan, serta kesiapan pelaksanaan program agar berjalan sesuai dengan ketentuan dan tujuan yang telah ditetapkan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memberikan masukan dan rekomendasi guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program Pembelajaran Berbasis Projek di SMK Negeri 3 Singaraja.
Melalui kegiatan ini, SMK Negeri 3 Singaraja diharapkan mampu mengoptimalkan pelaksanaan pembelajaran berbasis projek sebagai jembatan antara kompetensi yang diajarkan di sekolah dan kebutuhan nyata dunia kerja. Program ini juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran yang kontekstual, inovatif, serta berorientasi pada hasil. Pelaksanaan PJBL Keahlian Khusus diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan mampu mendukung pengembangan potensi daerah serta kebutuhan sektor strategis pembangunan.

