Singaraja, 5 Juni 2026, SMK Negeri 3 Singaraja menyelenggarakan Workshop Kurikulum dengan materi “Implementasi Teaching Factory” pada Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis dunia kerja dan industri. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik sebagai bagian dari penguatan implementasi kurikulum yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Workshop menghadirkan Indra Wahyu Suliswanto, M.Pd. sebagai narasumber. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa Teaching Factory merupakan model pembelajaran yang mengintegrasikan proses belajar di sekolah dengan budaya kerja industri secara nyata. Beliau juga secara langsung memberi contoh penerapan teaching factory di SMK Krian 2 Sidoarjo. Melalui pendekatan ini, peserta didik tidak hanya memperoleh kompetensi teknis, tetapi juga keterampilan kerja, sikap profesional, serta pengalaman dalam menghasilkan produk maupun layanan yang sesuai dengan standar industri.
Kepala SMK Negeri 3 Singaraja menyampaikan bahwa workshop ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat transformasi pembelajaran di sekolah. Implementasi Teaching Factory diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan vokasi yang lebih relevan dengan perkembangan dunia kerja sehingga lulusan memiliki daya saing yang tinggi dan siap memasuki pasar kerja maupun berwirausaha.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar Teaching Factory, tahapan implementasi, penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, hingga strategi membangun kemitraan yang berkelanjutan dengan dunia usaha dan dunia industri. Sesi diskusi dan berbagi praktik baik juga menjadi ruang bagi para guru untuk menggali berbagai inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan sesuai karakteristik program keahlian masing-masing.
Melalui workshop ini, SMK Negeri 3 Singaraja menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pendidikan vokasi yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan industri. Diharapkan hasil dari kegiatan ini dapat menjadi landasan dalam pengembangan kurikulum yang lebih kontekstual sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.
SMK BISA SMK HEBAT
STEMSI JAYA STEMSI MANTAP

