Singaraja, 23 September 2025, Kepala SMK Negeri 3 Singaraja, Nyoman Nilon, S.Pd., M.Pd. membuka acara Jagadhita Intercultural Festival (JIF) 2025, sebuah ajang seni dan budaya bertaraf internasional yang merupakan hasil kerja sama antara IOV-UNESCO, Pemerintah Kabupaten Buleleng, Santhi Budaya, dan Puri Kanginan Buleleng. Serangkaian dengan kegiatan tersebut, SMK Negeri 3 Singaraja juga menjadi tempat penyelenggaraan workshop yang menghadirkan peserta dari berbagai daerah dan negara, sehingga selain menjadi wadah pertukaran budaya, juga menjadi kesempatan bagi SMK Negeri 3 Singaraja untuk terlibat dalam event berskala global.
Acara dimulai dengan penyambutan yang menampilkan tari kecak dan Panjembrahma. Setelah dibuka resmi dengan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, setiap grup memperkenalkan diri, yakni dari Tegal, Kudus, India, Hungaria, dan Korea. Setelah perkenalan masing-masing grup, Ibu Nyoman Nilon, S.Pd., M.Pd. menandatangani MOu bersama Andris Adhitra S.H. MBA (country director of IOV INDONESIA). Sebagai hiburan, siswa SMK Negeri 3 Singaraja menampilkan tari Joged. Selanjutnya, workshop penggunaan alat-alat musik Korea dilaksanakan dengan mengundang grup lain untuk mencoba memainkan alat musik Korea, seperti drum, buk, jwago, janggu, kkwenggwari, jing, pyeonjong dan pyeonggyeong. Grup dari Korea juga menampilkan Pungmul yang merupakan penggabungan musik, tari, dan teater pertunjukan yang meriah dan partisipatif. Setelah workshop, peserta festival diajak berkeliling ke ruang teori dan ruang praktik SMK Negeri 3 Singaraja.
SMK BISA SMK HEBAT
STEMSI JAYA STEMSI MANTAP
SALAM DAN BAHAGIA

