Hari senin diadakan upacara bendera di lapangan upacara SMK Negeri 3 Singaraja. Kali ini amanat pembina upacara diisi oleh I Gede Sastra Kurniawan,S.Pd. terkait etika berkomunikasi dan sampah. Dalam hal ini ditegaskan bahwa aturan tak tertulis dalam setiap percakapan di sosial media secara tidak langsung dapat mencerminkan budi pekerti dan sikap seseorang. Namun berkomunikasi di dalam sebuah grup sebaiknya mengikuti etika kesopanan seperti selalu mengucapkan salam dan permakluman sebelum mengemukakan permasalahan atau point yang akan di ceritakan, cukup dengan singkat dan jelas menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Selain itu, selalu memerhatikan waktu atau jam istirahat jangan memaksakan bila atau belum direspon serta selalu mengakhiri percakapan dengan salam terima kasih sebagai penutup. Dari bentuk percakapan dan tata bahasa yang digunakan kita pun sudah bisa menilai sikap dan karakter seseorang.
Selain itu, pembina upacara I Gede Sastra Kurniawan,S.Pd. menekankan pemisahan jenis sampah agar pendaurulangan sampah bisa dikelola dengan baik. Jika ini bisa diterapkan dengan baik akan menjadi kebiasaan yang baik dan dapat mendisiplinkan diri menuju go green, sehingga sampah akan menjadi bermanfaat dengan pengelolaan yang benar. Setelah upacara bendera selesai dilaksanakan, seluruh siswa putri dikumpulkan dilapangan untuk diberikan obat penambah darah sebagai antisipasi untuk penyakit anemia. Pemberian obat ini merupakan agenda rutin setelah upacara bendera.
Semoga upacara bendera hari ini dapat memberikan manfaat dan pengetahuan kepada semua warga sekolah tentang pentingnya etika berkomunikasi dan tetap menjaga lingkungan sekolah
SMK BISA, SMK HEBAT!!! STEMSI JAYA, STEMSI MANTAP!!!

