Minggu, 1 Oktober 2023 merupakan hari kedua kegiatan LDKS SMK Negeri 3 Singaraja. Kegiatan diawali senam Bersama, upacara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila lalu dilanjutkan dengan pemaparan materi. Materi pertama dibawakan oleh Bapak Gede Sudianta dari Koramil 01/B II, beliau mengisi kegiatan LDKS dengan PBB (Pelatihan Baris Berbaris). Kegiatan PPB juga untuk menumbuhkan sikap jasmani yang tegap tangkas, rasa disiplin, rasa persatuan, dan rasa tanggung jawab. Pemateri kedua, Kanit Kamsel Ibu Yohana R. Diaz dan Aiptu Bapak Gede Widiasa mengisi tentang Pelatihan Pengaturan Lalu Lintas. Tujuan materi ini yaitu: 1) agar generasi muda sadar dan mampu mengimplementasikan etika dan budaya berlalu lintas yang aman, santun, selamat, tertib, dan lancar yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, 2) Mengubah perilaku pemakai jalan (road user behavior), 3) Menurunkan pelanggaran dan kecelakaan berlalu lintas, dan 4) Memberikan informasi lalu lintas.
Pemateri terakhir merupakan alumni jurusan TKJ SMK Negeri 3 Singaraja dan awal tahun 2023 berhasil menyabet juara 1 Nasioral dalam Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Nusantara XXIV yaitu Ketut Cana Surya Putra. Materi yang dibawakan tentang teknologi tepat guna yang sesuai dengan kondisi budaya, ekonomi dan penggunaannya yang ramah lingkungan. Salah satu karya Teknologi Tepat Guna yang dibawa adalah alat untuk memotong botol plastik menjadi filament. Filament tersebut bisa diolah menjadi tulisan aksara Bali, Mount Penis pasca khitan atau sunat, fase tanaman bonsai, dan gear penggerak. Semua produk tersebut, laku terjual dengan harga kisaran 100-300 ribu. Ini menunjukkan pemanfaatan teknologi tepat guna bisa meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat. Selanjutnya kegiatan Post to Post adalah kegiatan yang mengajak peserta berkeliling sekolah untuk melatih ketahanan fisik dan mental calon pemimpin Stemsi.
Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) tahun pelajaran 2023/2024 ditutup secara resmi oleh Kepala SMK Negeri 3 Singaraja, Ibu Nyoman Nilon, S.Pd., M.Pd., diharapkan peserta LDKS menerapkan kedisiplinan yang lebih baik daripada siswa yang tidak mengikuti LDKS. Pada masa mendatang, siswa Stemsi harus terkenal karena disiplin dalam belajar dan bekerja. Karena itulah, beliau menuntun siswa Stemsi agar selalu memecahkan segala tantangan dengan hati bukan dengan emosi. Demikianlah serangkaian kegiatan LDKS yang dilaksanakan selama 2 hari.
SMK BISA, SMK HEBAT!!! STEMSI JAYA, STEMSI MANTAP!!!

