Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana gempa, dan menindaklanjuti Surat Deputi Bidang Pencegahan BNPB Nomor B126/BNPB/DII/BP.02.04/03/2024 perihal Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) tahun 2024, SMK Negeri 3 Singaraja melaksanakan upaya simulasi kebencanaan pada Jumat, 26 April 2024 pukul 10.00 Wita. Siswa-siswa SMK Negeri 3 Singaraja dilatih untuk mengikuti prosedur yang tepat dan terkoordinasi.
Berikut adalah langkah-langkah yang diterapkan dalam pelatihan siaga bencana gempa bagi siswa SMK Negeri 3 Singaraja:
1. Jangan panik
Saat terjadi gempa bumi usahakan tidak panik. Jika kita panik akan tambah memperkeruh suasana dan tidak dapat melindungi diri dengan baik.
2. Lindungi organ-organ vital dengan tangan/barang di sekitar
Saat terjadi gempa bumi lindungi organ vital seperti kepala dengan tangan atau benda sekitar. Mislanya: siswa dapat melindungi kepalanya dengan tas sekolah yang mereka bawa.
3. Keluar ruangan
Pada saat keluar ruangan, orang yang deka pintu keluar harus segera keluar, kemudian dahulukan anak-anak, lansia, dan wanita saat keluar pintu.
4. Berkumpul di titik kumpul atau tempat aman
Ikuti rambu-rambu jalur evakuasi agar kita segera berada pada daerah yang aman terhadap bencana gempa bumi. Selain itu, berkumpul di titik kumpul akan memudahkan petugas evakuasi untuk segera mengevakuasi kita.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana gempa bumi, serta membentuk sikap yang tenang dan terkoordinasi dalam situasi darurat. Diharapkan dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, siswa SMK Negeri 3 Singaraja dapat menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi positif dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di masyarakat.