Kamis, 5 Oktober 2023, Pukul 14:30-17:00 Wita, dilaksanakan seleksi tahap II (Penggunaan busana adat ke pura, pembuatan canang dan klakat). Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pemberian materi oleh Ibu Ni Ketut Sukarti, S.Pd., dan Bapak I Ketut Mertayasa, S.Pd., M.Pd. Materi yang disampaikan tentang “Penggunaan Busana Adat Bali dan Busana Adat ke Pura”. Hal yang dipaparkan meliputi pakem busana adat Bali dan busana adat ke pura. Etika berbusana adat Bali sudah diatur dengan berbagai perhitungan dan pertimbangan. Namun, seiring perkembangan zaman, penggunaan busana adat Bali yang sudah ditetapkan oleh leluhur semakin melenceng. Hal tersebut terlihat pada pemakaian busana dan tata rias yang tidak sesuai dengan konteks dan tempat. Begitu pula dengan penggunaan busana adat ke pura. Belakangan ini banyak terjadi penyimpangan cara berpakaian adat ke pura. Bahkan berpakaian adat ke pura sudah tidak sesuai dengan estetika, seperti memakai kain kamen selutut.
Ibu Ketut Sukarti, S.Pd. memberi masukan kepada seluruh finalis mengenai pembuatan canang yang benar serta tata cara menata bunga agar sesuai dengan aturan. Selanjutnya Bapak I Ketut Mertayasa, S.Pd., M.Pd. memaparkan tentan pembuatan klatkat Sudamala Lanang. Klatkat Sudamala Lanang merupakan sarana upakara yang dibuat berdasarkan konsep Purusa dan Prakerti dengan kemahakuasaan sebagai Cadhu Sakti dan Asta Aiswarya.
JEGEG BAGUS STEMSI : ASTUNGKARA LABDHA KARYA
SMK BISA, SMK HEBAT|| STEMSI JAYA, STEMSI MANTAP!!!

